Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
TribunKompas.com TribunKompas.com TribunKompas.com

Aktual Mencerdaskan Bangsa

TribunKompas.com TribunKompas.com TribunKompas.com

Aktual Mencerdaskan Bangsa

  • Beranda
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Close

Search

Subscribe
AdvertorialJabodetabekNasionalPendidikanTeknologi & Otomotif

Lewat Riset Hidrogen, Mahasiswa UPER Sabet Juara 1 Young Scientist Competition 2026

By admin
24 September 2026 2 Min Read
0

Lewat Riset Hidrogen, Mahasiswa UPER Sabet Juara 1 Young Scientist Competition 2026

 

Jakarta, Tribun Kompas.com

Di tengah upaya global mencari sumber energi yang lebih bersih, hidrogen semakin dipandang sebagai salah satu energi masa depan. Meski memiliki potensi besar sebagai sumber energi rendah emisi, pemanfaatannya masih menghadapi persoalan penting dalam aspek penyimpanan, terutama agar hidrogen dapat disimpan secara aman, stabil, dan digunakan secara berulang.

 

Persoalan inilah yang mendorong Gabriella Kuswandi, mahasiswa Teknik Kimia Universitas Pertamina (UPER), mengembangkan inovasi material penyimpanan hidrogen berbasis Zeolitic Imidazolate Framework-8 (ZIF-8). Riset tersebut berhasil mengantarkannya meraih Juara 1 Young Scientist Competition 2026.

 

“Selama ini, salah satu tantangan pemanfaatan hidrogen pada kendaraan adalah bagaimana menyimpannya secara aman dan tetap stabil saat digunakan berulang kali. Salah satu material yang banyak dikaji adalah Metal-Organic Framework-5 atau MOF-5 karena memiliki kapasitas penyimpanan yang tinggi. Namun, material ini cukup sensitif terhadap kelembapan dan strukturnya dapat berubah setelah beberapa kali proses penyimpanan dan pelepasan hidrogen,” ungkap Gabriella.

 

Keterbatasan tersebut menjadi alasan Gabriella mengembangkan ZIF-8 yang lebih tahan terhadap kelembapan dan dapat digunakan berulang kali. Melalui penelitian berjudul “From MOF-5 to ZIF-8: Towards a Practical Hydrogen Storage System for Fuel Cell Electric Vehicles”, ia menunjukkan bahwa ZIF-8 mampu mempertahankan kestabilannya hingga 47 siklus penyimpanan dan pelepasan hidrogen.

 

Secara sederhana, ZIF-8 memiliki ruang-ruang sangat kecil yang dapat menampung hidrogen dan melepaskannya kembali ketika dibutuhkan. Ketahanannya terhadap kelembapan dan penggunaan berulang membuat material ini berpotensi mendukung sistem penyimpanan hidrogen yang lebih stabil dan tahan lama pada kendaraan berbasis fuel cell.

 

“Dengan penyimpanan yang lebih stabil, hidrogen dapat disimpan dan digunakan kembali secara lebih optimal. Karena itu, pengembangan ZIF-8 diharapkan dapat mendukung pemanfaatan hidrogen sebagai sumber energi untuk kendaraan di masa depan,” tambah Gabriella.

 

Gagasan tersebut sejalan dengan semangat pengembangan ekosistem hidrogen yang menjadi fokus forum tempat riset Gabriella dipresentasikan. Young Scientist Competition 2026 merupakan bagian dari Global Hydrogen Ecosystem Summit and Exhibition (GHES) 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama International Fuel Cell and Hydrogen Energy Association (IFHE) pada 21–23 Juli 2026 di Assembly Hall, Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta.

 

GHES 2026 menjadi forum internasional yang mempertemukan peneliti, akademisi, pelaku industri, pemerintah, serta berbagai pemangku kepentingan untuk membahas perkembangan teknologi, inovasi, dan penguatan ekosistem hidrogen. Forum ini sekaligus menjadi ruang untuk memperkenalkan berbagai riset dan solusi yang mendukung pemanfaatan hidrogen dalam transisi menuju energi yang lebih bersih.

 

Rektor Universitas Pertamina, Prof. Dr. Ir. Ichsan Setya Putra, menilai riset ZIF-8 menunjukkan bagaimana inovasi material dapat menjawab tantangan penyimpanan hidrogen sekaligus mendukung pengembangan teknologi energi masa depan. Menurutnya, Universitas Pertamina terus mendorong lahirnya riset yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan industri serta transisi energi.

 

“Melalui Program Studi Teknik Kimia, khususnya peminatan Material Maju untuk Energi dan Pengembangan Proses, mahasiswa dibekali pengetahuan dan keterampilan untuk mengembangkan material yang dapat menjawab berbagai tantangan di sektor energi. Kami berharap pengalaman riset ini tidak hanya mendorong prestasi akademik, tetapi juga melahirkan inovasi yang bermanfaat dan dapat dikembangkan lebih lanjut,” tutup Prof. Ichsan.(Red)

 

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Ramai Isu Megathrust, Pakar UPER Ajak Masyarakat Kritis Menyikapi Informasi

Next

Pertanggungjawaban Belanja Negara

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Cari berita

Berita terkini

  • DARI DUNIA KE IMPERIUM NUSANTARA
  • Jelang Porprov XV Jabar, Cabor Pencak Silat Gelar Manager Meeting di DPRD Kota Bogor
  • Peringati Hari Tata Ruang Nasional, Kapolda Banten Ajak Jaga Tata Ruang
  • Kejati Kaltara Tahan Dua Tersangka Kasus Korupsi Kredit Rp759 Miliar
  • Antisipasi Risiko Kerugian di Industri Energi, UPER Dorong Pengelolaan Risiko Berbasis Aktuaria

Pilih Berita

  • Advertorial
  • Banten
  • Budaya dan Sejarah
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum
  • Jabar
  • Jabodetabek
  • Jateng
  • Jatim
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kriminal
  • Mancanegara
  • Nasional
  • Opini & Suara Pembaca
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Redaksi
  • Sosial Kemasyarakatan
  • Syi'ar
  • Teknologi & Otomotif
  • TIPIKOR
  • TNI-POLRI
  • Umum
  • Wisata & Hiburan

Beranda

  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Copyright ©2026 TribunKompas.com

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by